Perbedaan E-commerce dan E-Business
Di jaman teknologi yang sedang
berkembang seperti saat ini, banyak sekali bidang-bidang teknologi baru yang
mulai bekembang. Salah satu bidang yang berkembang akibat perkembangan
teknologi ini adalah bidang bisnis dan marketing. Saat ini, bidang bisnis sangat
berkembang, dipadukan dengan perkembangan teknologi informasi, menjadi
e-business dan e-commerce. Ada banyak sekali manfaat dari perkembangan
e-business dan e-commerce ini. Dengan memanfaatkan perkembangan jaringan komputer yang dari waktu ke waktu ini semakin canggih, maka akan
menjadi peluang yang cukup menjanjikan dalam bidang bisnis apapun.
Berikut ini adalah manfaat dan juga
dampak positif dari e-business dan juga e-commerce :
- Menambah lapangan pekerjaan
- Mempermudah konsumen dalam memperoleh barang
- Lebih memudahkan konsumen dalam mengetahui informasi
dari suatu produk
- Modal yang diperlukan tidak sebesar memabangun sebuah
bisnis secara fisik
- Bagi pelaku dan juga pemilik modal, lebih mudah untuk
mengimplementasikannya
- Produksi dan spesialisasi beragam
Pada dasarnya, e-commerce dan
e-business memiliki beberapa perbedaan. Berikut ini akan dibahas mengenai
perbedaan diantara keduanya, namun terlebih dahulu kita akan membahas mengenai
masing-masing pengertian dari e-business dan e-commerce.
Pengertian E-Commerce
E-Commerce merupakan salah satu
istilah yang paling sering kita kenal ketika kita sedang melakukan surfing dan
juga menjelajah berbagai macam situs website. Di era yang mengedepankan
perkembangan teknologi informasi saat ini, penggunaan E-commerce merupakan
salah satu hal sudah sangat umum dan banyak ditemui, serta sudah seperti
menjadi bagian dari gaya hidup pengguna internet. Lalu, sebenarnya apa sih yang
dimaksud dengan e-commerce?
Pengertian dari e-commerce
sebenarnya tidaklah baku, akan tetapi, e-commerce berasal dari kata e yang
merupakan kependekan dari electronic, dan commerce, yang berarti
transaksi komersial. Apabila digabungkan, maka e-commerce bisa disebut sebagai
sebuah proses transaksi komersial yang menggunakan fasilitas elektronik.
Sistem e-commerce mulai berkembang
pesat pada era 90-an, ketika jaringan komputer dan internet sudah mulai masuk
ke dalam masyarakat. Situs e-commerce yang pertama adalah milik yahoo, dan
beberapa situs lainnya. E-commerce menawarkan banyak barang kebutuhan
sehari-hari, melalui jaringan internet, yang tentu saja sangat memudahkan user
dalam memperoleh kebutuhan dengan menggunakan manfaat jaringan komputer secara lebih luas.
Ciri – Ciri dari E-Commerce
Ada beberapa ciri – ciri tersendiri
dari sebuah e-commerce. Berikut ini adalah beberapa ciri dari penggunaan
e-commerce yang dirangkum dari berbagai sumber :
- E-commerce menggunakan prinsip jual beli dan transaksi
elektronik, seperti transfer dana, baik dana uang virtual maupun dana
berupa uang asli menggunakan rekening Koran.
- E-commerce melayani proses pemindahtanganan suatu
barang, yang dalam hal ini lebih populer dengan istilah proses jual beli
barang di dalam situs e-commerce.
- E-commerce memiliki prinsip jual beli barang, dimana
setiap situs e-commerce hanya berfokus pada kegiatan jual beli barangnya
saja, dan proses transaksi serta perputaran uang hasil jual beli saja.
- E-commerce bisa berbentus situs web dengan alamat yang
berdiri sendiri, ataupun model toko online yang menggunakan media sosial
yang gratis. (baca juga: manfaat facebook)
Contoh dari E-Commerce
Untuk lebih jelasnya mengenai
e-commerce, maka berikut ini adalah beberapa contoh dari e-commerce yang cukup
populer :
- Ebay
- Alibaba
- Tokopedia
- Lazada
- Zalora
- Dan banyak lagi website yang sesuai dengan kategori
–kategori konten yang dijual oleh situs tersebut.
Dengan banyaknya deretan situs
website ternama yang basis e-commerce ini tentunya manfaat online shop bagi penjual dan
pembeli sangatlah dirasakan oleh hampir
seluruh masyarakat. Hal ini pastinya membawa dampak positif dalam perkembangan
ekonomi juga.
Pengertian E-Business
e-business merupakan salah satu
bagian dari perkembangan teknologi internet dan juga teknologi jaringan
kompute. Mungkin sebutan e-business masih tidak sepopuler istilah e-commerce.
Namun demikian, ternyata, e-business, secara disadari oleh tidak, memiliki
peranan yang penting bagi seluruh proses transaksi jual beli yang ada di dalam
sebuah layanan e-commerce.
Hal ini disebabkan karena layanan
e-business ini merupakan sebuah layanan bisnis, yang berarti memiliki cakupan
wilayah yang sangat luas, tidak hanya penjualan, namun juga termasuk di
dalamnya proses produksi, proses marketing dan pemasaran, jaminan after sales,
hingga pengembangan suatu produk.
Pengembangan ini dapat dipasarkan
melalui situs website perusahaan, dan disinilah fungsi website bagi perusahaan yang selain menjadi sarana informasi dan pemasaran global
dapat dijadikan suatu gagasan untuk mengembangkan produk dan feature lainnya
dari perusahaan untuk mendapatkan kolega, bukan hanya dari pasaran nasional
bahkan internasional.
Secara garis besar, e-business
merupakan sebuah bentuk bisnis yang dikembangkan dan juga ditempatkan pada
sebuah sistem elektronik (yang dalam hal ini merupakan jaringan komputer dan
jaringan internet). Seorang pebisnis yang bermain di bidang e-business akan
concern dengan pengembangan bisnisnya melalui sistem jaringan komputer dan
jaringan internet. Biasanya, sistem e-business ini mencakup all in one, dimana
seluruh proses transaksi, marketing, dan lain-lain menjadi satu.
Ciri – Ciri dari E-Business
Ada beberapa ciri – ciri dari
e-business yang bisa kita simpulkan. Berikut ini adalah beberapa ciri – ciri
dari e-business :
- E-business memiliki cakupan program yang lebih luas,
tidak hanya tefokus pada proses transaksi jual beli saja.
- E-business biasanya memiliki sebuah kantor pusat
ataupun kantor perwakilan untuk memanage seluruh bisnis elektronik yang
dikembangkan.
- E-business memiliki banyak sekali fitur yang sangat
lengkap, mulai dari tim pemasaran, tim IT dan maintenance, dan sebagainya.
- E-business dapat dilihat atau dipandang sebagai
keseluruhan bagian dari sebuah situs yang menawarkan fasilitas e-commerce.
Beberapa Contoh dari E-Bussiness
Pada dasarnya, contoh pada
e-commerce diatas bisa dimasukkan ke dalam e-business, karena memiliki struktur
tersendiri. Ketika kita melihat keseluruhan sistem dari situs e-commerce
tersebut, maka keseluruhan elemen dari situs e-commerce bisa kita masukkan ke
dalam bagian e-business.
Perbedaan Antara E-Bussiness dan
E-Commerce
Pada dasarnya, e-commerce dan juga
e-business bisa kita bedakan dengan sangat mudah. Hampir semua e-commerce
adalah bagian dari e-business, jadi tidak salah apabila kita menyebutkan banyak
toko – toko online sebagai bentuk dari e-commerce ataupun e-business. Namun
demikian, tetap ada sebuah perbedaan antara kedua layanan yang berada di dalam
jaringna internet ini, yaitu :
- E-business mencakup area yang sangat luas, mulai dari
pembangunan modal, sumber daya manusia, sumber daya teknologi, proses
marketing dan pemasaran, manajemen perkantoran, proses audit, dan segala
macam elemen lainnya. Sedangkan, e-commerce hanya berfokus pada proses
jual beli atau pemindahtanganan yang dilakukan melalui proses transaksi
secara elektronik di sebuah situs.
- E-commerce merupakan bagian kecil dari sebuah
e-business. Ibaratnya, apabila kita ibaratkan sebagai tubuh manusia,
e-business adalah seluruh tubuh manusia, sedangkan e-commerce hanyalah
bagian tangan kiri atau tangan kanan manusia saja.
- E-commerce hanya membutuhkan spesifikasi dan jga
kemampuan analisa dari segi penjualan dan transaksi saja. Sedangkan
e-business membutuhkan pertimbanan matang dari berbagai aspek, mulai dari
aspek pemasaran, produksi, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar